Skip to main content

TETAP CANTIK SAAT MENDAKI GUNUNG

Kegiatan mendaki gunung pada era sekarang ini adalah kegiatan yang banyak di sukai oleh semua kalangan orang, baik perempuan maupun laki - laki. Para pendaki gunung untuk masa kini terlihat semakin modis dengan segala dandanan yang terkadang tidak ada hubungannya dengan sebuah pendakian gunung. Para pendaki dengan busana yang menawan bergaya di depan kamera, meskipun berada di puncak gunung.


Beberapa Tips merawat tubuh dan tampil menawan ketika berada di gunung, Tips ini juga bisa berlaku untuk pria dan wanita:

1. Berhubung di gunung air adalah barang yang langka, maka Pendaki Gunung hampir tidak mandi dan cuci muka selama beberapa hari. Untuk itu bawalah tissue kering dan tissue basah untuk membersihkan tubuh, tangan dan wajah yang kotor. Deodorant yang baunya tidak terlalu wangi bisa digunakan.

2. Untuk membersihkan mulut gunakan obat kumur, jangan makan makanan yang mudah lengket di gigi, serta tidak makan makanan yang meninggalkan bau mulut. Buah Apel selain bermanfaat bagi kesehatan juga sangat baik untuk membantu membersihkan gigi.
 
3. Meskipun udara terasa dingin, kulit bisa terbakar karena terkena sinar Ultra Violet, untuk itu gunakan Sunblock dengan SPF 30 atau lebih. Untuk melindungi kulit tubuh agar tidak kering dan kusam. 

4. Gunakan Lip Balm Secara Berkala. Pilihlah lipbalm yang mengandung pelembab serta tabir surya, cara ini untuk menghindari terjadinya bibir kering dan pecah-pecah. Lip Balm juga bisa digunakan untuk menutup pendarahan ringan seperti kulit yang tergores duri. Jika tidak memiliki sunblock, gunakan lipbalm pada hidung dan wajah agar tidak pecah dan mengelupas. Kaki yang lecet karena sepatu juga bisa diolesi lipbalm.

5. Kain penutup kepala/bandana/topi sangat bermanfaat untuk melindungi rambut dan kulit kepala. Gunakan bahan yang mudah menghisap keringat disiang hari, jangan terlalu tebal karena panas dan tidak nyaman, tetapi juga jangan terlalu tipis karena panas matahari bisa menembus bahan kain. Gunakan Kupluk dengan bahan yang tebal di malam hari untuk melindungi kepala dan rambut dari udara dingin.


6. Gunakan kacamata gelap untuk melindungi mata dari sinar matahari. Pilihlah sunglasses yang mengandung UV filter. Kacamata warna terang juga penting untuk melindungi mata dari angin, debu, abu, pasir yang terbawa angin. Kacamata juga sangat membantu melindungi mata dari udara dingin terutama bila mendaki di malam hari, atau di gunung bersalju. 

7. Masker kadang diperlukan saat melintasi medan yang berdebu, atau banyak pasir dan abu, agar hidung tidak kotor.

8. Di beberapa gunung yang rawan dengan batu berjatuhan, tidak ada salahnya jika menggunakan Helm. Manfaat lainnya bisa melindungi rambut dan kepala dari sinar matahari. Biasanya helm juga dilengkapi dengan headlamp. Selain itu pendaki akan tampil lebih bergaya. 
 
9. Untuk melindungi kaki gunakan sepatu lengkap dengan kaus kaki. Aktivitas trekking dan hiking, yang membuat kaki Anda terbungkus dan menjadi lembab dalam kurun waktu yang lama. Gunakanlah footspray untuk meringankan kepenatan kaki dan memberikan kesegaran demi mencegah timbulnya bau tak sedap pada kaki.

10. Pada saat melakukan pendakian dalam waktu lebih dari tiga hari, mungkin karena mendaki beberapa gunung, jika pendaki menggunakan sepatu jangan lupa memotong kuku jari di kaki. Kuku yang panjang akan terasa sakit jika medan menurun bahkan kuku bisa lepas karena terdorong ke dalam menahan berat badan, rasanya seperti kuku dicabut,

11. Jika menggunakan sandal gunung jangan lupa membersihkan kuku jari kaki dari kotoran debu dan lumpur. 

Comments

Popular posts from this blog

MEDINI (sepenggal surga yang tercecer di tanah Kendal)

Bagi sebagian besar pendaki gunung di daerah Semarang, ungaran dan Kendal, pasti tidak asing lagi dengan perkebunan teh Medini yang merupakan salah satu jalur pendakian ke gunung ungaran.  hamparan kebun teh luas yang menghijau dan segarnya udara pegunungan, sering kali menjadi daya tarik dan "klangenan" tersendiri bagi para pendaki. tidak mudah untuk mencapai lokasi, tapi cukup sebanding dengan apa yang akan kita dapatkan.  

Goenoeng Lawoe (tempo dulu)

Goenoeng Lawoe atau gunung Lawu ejaan sekarang menurut EYD adalah gunung di wilayah dua propinsi, yakni propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Seperti yang kita tahu, gunung ada sejak jaman kita manusia sekarang belum lahir, begitu juga Lawu ada sejak tempo doeloe dan telah banyak mengalami perubahan. Ini untuk mengenang Lawu saat silam, dan tempat - tempat yang akrab bagi pendaki Lawu masa sekarang dan masa lalu.

ANAK KRAKATAU

Kebangkitan roh Krakatau itu awalnya dilihat oleh sekelompok nelayan pada suatu sore, 29 Juni 1927. "Dengan suara bergemuruh, gelembung-gelembung gas yang sangat besar mendadak menyembul ke permukaan laut," tulis Simon Winchester (2003), menggambarkan kemunculan gunung baru dari bekas kaldera Krakatau, "Gelembung-gelembung itu meledak menjadi awan-awan yang menyemburkan abu dan gas belerang yang berbau busuk."