Skip to main content

NAFAS TUA

                                 

www.belantaraindonesia.orgUsia senja kerap diidentikan dengan sosok tua renta. Namun berbeda dengan Himawan Tedjomulyono yang akrab di panggil Mbah No, Di usia 79 tahun, tak menghalanginya untuk terus mendaki gunung. Pepatah tua - tua keladi mungkin menjadi ungkapan yang pas menggambarkan Himawan.

Tiap hari, Himawan olahraga jalan kaki. Bersama kawan dan tetangganya, setidaknya 10 kilometer ia jalani menyusuri daerah pegunungan. Acapkali ia mengajak warga sekitar terutama anak - anak untuk ikut berjalan kaki.


Selain dikenal ramah, Himawan juga selalu gemar bercanda dan selalu menggelorakan semangat pada anak muda. Sosok Himawan di mata temanya adalah lelaki yang tegas tetapi selalu memberikan inspirasi serta motivasi.

Mendaki gunung bukan sekadar menyalurkan hobi olahraga, tetapi ada makna filosofi kehidupan di baliknya. Filosofi inilah yang selalu menjadi alasan Himawan kembali mendaki gunung walau usianya lebih dari 70 tahun.


Sebanyak 29 gunung di Tanah Air telah didaki oleh Himawan dan kawan - kawannya. Petualangan Himawan mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia ( Muri ) yang mencatatkan dirinya sebagai pendaki gunung tertua di Indonesia.

www.belantaraindonesia.org

Menjaga kebugaran dan meramu makan selalu dilakukan Himawan. Di usia senja, Himawan berencana kembali mendaki Gunung Kerinci. Saat ini bukan umur yang menjadi halangan melainkan biaya. Kini dia mencari sponsor untuk membuktikan usia tua, bukanlah penghalang manusia meraih harapan dan cita - cita

www.belantaraindonesia.org

Comments

Popular posts from this blog

Restu_Supangat  Cara Memasak Nasi Dengan Nesting Memasak nasi adalah aktivitas yang sering kita temui tatkala melakukan pendakian gunung, camping dan aktivitas outdoor lainnya. Tidak semua orang bisa memasak nasi dengan hasil yang memuaskan, jika anda kesulitan memasak nasi saat naik gunung. Berikut kami tulis salah satu teknik memasak nasi dengan hasil yang memuaskan.   

ANAK KRAKATAU

Kebangkitan roh Krakatau itu awalnya dilihat oleh sekelompok nelayan pada suatu sore, 29 Juni 1927. "Dengan suara bergemuruh, gelembung-gelembung gas yang sangat besar mendadak menyembul ke permukaan laut," tulis Simon Winchester (2003), menggambarkan kemunculan gunung baru dari bekas kaldera Krakatau, "Gelembung-gelembung itu meledak menjadi awan-awan yang menyemburkan abu dan gas belerang yang berbau busuk."

Vandalisme di Gunung Fuji Bertuliskan "Indonesia"

Vandalisme , sebuah aksi tak terpuji yang sering kita jumpai di tembok - tembok kota atau pinggir jalan bahkan juga mudah kita temui di gunung - gunung. Aksi tak terpuji tersebut kini membuat bangsa Indonesia pada umumnya dan  WNI  di Jepang malu. Mengapa?  Vandalisme itu menyasar di Gunung Fuji , gunung suci bagi masyarakat Jepang.